Meski dibela kedua pemain bintangnya, nasib Carlo Ancelotti di Santiago Bernabeu akhirnya berakhir. Manajemen Real Madrid akhirnya mengambil keputusan untuk memecat Carlo Ancelotti dari posisi pelatih Dilansir Fokusjabar.com.
Empat trophy yang sukses dipersembahkan Don Carletto bagi Los Merengues pada 2014, nampaknya tidak berbekas. La Decima yang berhasil diraih setelah lama diimpikan klub, tak membuat manajemen Real Madrid puas dengan kinerja pelatih asal Italia tersebut di musim 2015. El Real angkat koper lebih dulu pada babak 16 besar Copa del Rey, dibungkam Juventus di semi-final Liga Champions, dan harus mengakui keunggulan rival mereka Barcelona dalam perburuan mahkota juara La Liga.
“Kita sudah sudah mengambil keputusan melepas Carlo Ancelotti. Ini keputusan sangat sulit, tapi kami tidak datang ke Real Madrid untuk membuat keputusan mudah. Kami yakin ini yang terbaik,” ujar presiden klub, Florentino Perez dalam konferensi pers seperti dilansir GOAL.
Meski demikian, Florentino sendiri mengakui jika Ancelotti telah mencetak sejarah di Los Merengues. Tak hanya itu, Ancelotti telah mampu merebut rasa cita dan simpati dari pemain, dewan direksi, hingga fans.
“Saya ingin berterima kasih kepada Ancelotti atas kinerjanya selama dua tahun ini serta mencetak sejarah La Decima bagi klub,” tegasnya.
Untuk penggantinya, Florentino sendiri belum memberikan kepastian. Namun berdasarkan rumor yang beredar, Bos Napoli, Rafael Benitez, disebut-sebut sebagai kandidat terkuat sebagai suksesor Don Carletto di Santiago Bernabeu.
Ancelotti sendiri, sebelumnya disebut akan menukangi AC Milan. Namun, Don Carletto justru berencana cuti dari dunia kepelatihan selama setahun. Alasannya, dia akan menjalani operasi penyakit cervical stenosis yang memengaruhi respons tangannya dan berencana beristirahat di Kanada.
Bersamma Real Madrid, Carlo Ancelotti telah mempersembahkan empat gelar dalam kurun waktu 11 bulan, sekaligus gelar La Decima yang telah lama diimpikan klub. Ancelotti pun menjadi pelatih ke-11 Real Madrid dalam 12 tahun terakhir yang dipecat oleh Los Merengues.
(ang)
Empat trophy yang sukses dipersembahkan Don Carletto bagi Los Merengues pada 2014, nampaknya tidak berbekas. La Decima yang berhasil diraih setelah lama diimpikan klub, tak membuat manajemen Real Madrid puas dengan kinerja pelatih asal Italia tersebut di musim 2015. El Real angkat koper lebih dulu pada babak 16 besar Copa del Rey, dibungkam Juventus di semi-final Liga Champions, dan harus mengakui keunggulan rival mereka Barcelona dalam perburuan mahkota juara La Liga.
“Kita sudah sudah mengambil keputusan melepas Carlo Ancelotti. Ini keputusan sangat sulit, tapi kami tidak datang ke Real Madrid untuk membuat keputusan mudah. Kami yakin ini yang terbaik,” ujar presiden klub, Florentino Perez dalam konferensi pers seperti dilansir GOAL.
Meski demikian, Florentino sendiri mengakui jika Ancelotti telah mencetak sejarah di Los Merengues. Tak hanya itu, Ancelotti telah mampu merebut rasa cita dan simpati dari pemain, dewan direksi, hingga fans.
“Saya ingin berterima kasih kepada Ancelotti atas kinerjanya selama dua tahun ini serta mencetak sejarah La Decima bagi klub,” tegasnya.
Untuk penggantinya, Florentino sendiri belum memberikan kepastian. Namun berdasarkan rumor yang beredar, Bos Napoli, Rafael Benitez, disebut-sebut sebagai kandidat terkuat sebagai suksesor Don Carletto di Santiago Bernabeu.
Ancelotti sendiri, sebelumnya disebut akan menukangi AC Milan. Namun, Don Carletto justru berencana cuti dari dunia kepelatihan selama setahun. Alasannya, dia akan menjalani operasi penyakit cervical stenosis yang memengaruhi respons tangannya dan berencana beristirahat di Kanada.
Bersamma Real Madrid, Carlo Ancelotti telah mempersembahkan empat gelar dalam kurun waktu 11 bulan, sekaligus gelar La Decima yang telah lama diimpikan klub. Ancelotti pun menjadi pelatih ke-11 Real Madrid dalam 12 tahun terakhir yang dipecat oleh Los Merengues.
(ang)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar